|
Informasi GIKI
1. Tempat dan Jam Kebaktian
2. Gambaran Umum
3.
AD/ART
Tempat dan Jam Kebaktian
|
GIKI BANDUNG
- Jalan Permata Bumi II/1A Cisaranten Kulon,
Bandung 40293
- Jalan Ir. Juanda 109, Bandung
Kebaktian Minggu : Pukul 16.30 WIB
|
|
GIKI JAKARTA
- Jalan Taruna 6A Rawa Mangun, Jakarta
Timur
Kebaktian Minggu : Pukul 09.00 WIB
- GIKI Cisalak (Pos PI) Gedung GPDI Pasar Cisalak,
Pasar Cisalak, Cimanggis, Bogor
Kebaktian Minggu : Pukul 15.00 WIB
- Pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal,
Bekasi Timur
Kebaktian minggu setiap awal bulan
: Pukul 10.00 WIB
- GIKI Tanjung Priok, Gedung Serba Guna "Damai
Sejahtera" STS, Jalan Melati 39-41
Tanjung Priok. Telepon: 021-492772, 021-6583-3496.
Kebaktian Minggu : Pukul 18.00 WIB
|
|
GIKI
MEDAN
- Jalan Setiabudi 144, Medan 20132
Kebaktian Minggu :
|
|
GIKI
KABANJAHE
- Jalan Perwira, Kabanjahe
Kebaktian Minggu : Pukul 10.00 WIB
- GIKI Kubu (Pos PI) , Desa Kubu, Tanah Karo
Kebaktian Minggu :
|
|
GIKI
SUKARAME
- Desa Sukarame, Tanah Karo
Kebaktian Minggu :
- GIKI Kabantua (Pos PI) ,Desa Kabantua, Tanah
Karo
Kebaktian Minggu :
|
|
GIKI
KUTABULUH
- Desa Kutabuluh, Kecamatan Kuta Buluh,
Tanah Karo
Kebaktian Minggu :
- GIKI Kutamale(Pos PI) , Desa Kutamale, Tanah
Karo
Kebaktian Minggu:
|
atas
Gambaran
Umum
GIKI
adalah singkatan dari Gereja Injili Karo Indonesia,
saat ini sudah mempunyai jemaat di Pulau Jawa, yakni
Bandung dan Jakarta, disamping yang ada tersebar di
Pulau Sumatera.GIKI adalah Badan Gereja yang terdaftar
pada Departemen Agama cq dirjen Bimas Kristen) Protestan
/ KANWIL Departemen Agama Propinsi , serta merupakan
anggota dari Persekutuan Injil Indonesia ( PII)
Dasar Pendirian Pemberitaan Injil
GIKI terpanggil untuk memberitakan injil ke desa-desa
yang yang penduduknya belum terjangkau pemberitaan injil,
sesuai amanat Agung Yesus Kristus ( Mat. 28:19-20. Mark.
16:15 - 18 ).
Pembaharuan Iman
GIKI terpanggil untuk mengikrarkan tekad untuk hidup
berdasarkan iman kristiani, menjadi terang dan garam
bagi masyarakat serta menjadi alat Tuhan uintuk pembaharuan
iman ( Mat.5:13-16,Roma 1 : 16-17 )
Visi
GIKI memiliki visi bahwa suatu tatanan kehidupan yang
damai, sejahtera dan sukacita akan terbentuk oleh apabila
manusia hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
- Kebenaran Firman Tuhan akan menggantikan nilai-nilai
kekekalan dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat.
Nilai-nilai kekekalan ini akan membentuk sikap hidup
yang benar dan menjadi landasan bagi keberhasilan dalam
hidup berkeluarga, usaha , pekerjaan bahkan keberhasilan
dalam seluruh dimensi kehidupan orang-orang percaya
.
- Nilai-nilai dan sikap hidup yang diperbaharui oleh
terang Firman Allah merupakan pintu pembuka bagi tercurahnya
berkat Alllah yang melimpah bagi suku Karo dan bagi
Tanah Karo. Berkat dan kasih Allah ini akan menjadi
berkat pula bagi pembangunan nasional menuju kejayaan
Bangsa dan Negara Republik Indonesia.
Orientasi Pelayanan
- Untuk memenuhi panggilan dan mewujudkan visinya, GIKI
menekankan sikap melayani bukan dilayani. Pembangunan
jemaat diarahkan pada pembinaan anggotanya untuk bertumbuh
dalam iman sehingga mampu melayani baik dalam keluarga,
gereja dan masyarakat ( Mat.20:28 ).
- Pelayanan GIKI didasarkan pada buah-buah Roh dan Karunia
yang dinyatakan dalam Injil. GIKI tidak memberikan penekanan
pada karunia-karunia tertentu saja, namun menghargainya
secara seimbang agar berkat Allah dapat mengalir secara
berlimpah ( Gal.5:22-23, 1 Kor.12:1-11 )
Orientasi Teolog
Teologi Reformasi yang menekankan pembaharuan iman dan
dinyatakan dalam kehidupan anggotanya sehari-hari serta
mengobarkan semangat injil untuk memenuhi panggilan
dan visi GIKI. Yang dimaksud dengan injili adalah pemberitaan
yang berpusat pada Kristus yang disalib, mati, bangkit,
naik ke-surga dan akan datang kembali.Ditekankan pula
tentang pentingnya pertobatan dan hubungan pribadi dengan
Yesus Kristus
Organisasi
- Organisasi merupakan alat/pelayan dan bukan tuan yang
harus dilayani. Pandangan ini mengarahkan GIKI pada
organisasi yang berazaskan otonomi dan dan desentralisasi
seluas mungkin.
- Dalam organisasi GIKI, hamba-hamba Tuhan mengabdikan
dirinya secara penuh dalam pelayanan rohani yang merupakan
kegiatan utama dan terutama dari pelayanan gereja. Agar
kekudusan mereka lebih terpelihara, Hamba-Hamba Tuhan
sedapat mungkin tidak mengelola tata-usaha, keuangan
dan kegiatan penunjang lainnya.
Keanggotaan
- Anak - anak Tuhan yang oleh iman terpanggil untuk
melayani di GIKI.
- Para petobat baru buah pelayanan pemberitaan injil
Pelayanan
Daerah Pelayanan
- Desa-desa di Tanah Karo yang belum terjangkau pemberitaan
injil .Ditempat-tempat ini ini pelayanan lebih banyak
dalam kegiatan pemberitaan injil.
- Kota-kota di Indonesia dimana terdapat anak-anak Tuhan
yang terpanggil untuk melayani dalam GIKI. Ditempat-tempat
ini pelayanan lebih banyak dalam dalam kegiatan pembaharuan
iman.
- Antara pelayanan desa dan pelayanan kota terdapat
hubungan sinergis. Kota merupakan sumber penyalur berkat
untuk mendukung desa, sebaliknya berkat pelayanan pemberitaan
injil di ndaerah pedesaan akan lebih menggairahkan pelayanan
pembaharuan di daerah perkotaan.
Pelayanan Bagi warga Bukan Dari Suku Karo
- Walaupun panggilan dan visi dari Allah terarah
pada warga suku Karo dan Tanah Karo, GIKI tidak menganggap
dirinya sebagai sebuah gereja suku. GIKI meyakini adanya
Persekutuan Orang Kudus dan Amin yang terdiri dari semua
suku , bangsa dan bahasa , semuanya sama, tidak berbeda
dihadapan Tuhan, oleh karena itu pelayanannya terbuka
bagi semua orang.
- Apabila dibutuhkan pelayanan rohani bagi warga bukan
dari Suku Karo, baik secara sementara ataupun bersifat
tetap, GIKI siap untuk melayaninya
atas
Tata Kebaktian
- Kebaktian adalah salah satu media komunikasi yang
kudus untuk menyembah, memuji dan memuliakan Allah.
Kekudusan kebaktian tidaklah identik dengan tata cara
pengaturan yang kaku. Melalui Yesus Kristus , hubungan
manusia yang retak dengan Allah telah diperbaharui sehingga
kita berhak memanggilNya sebagai Bapa,status panggilan
yang memiliki nilai kekeluargaan . Kebaktian seyogyanya
diselenggarakan dalam suasana kekeluargaan . keakraban
, kehangatan dan sukacita tanpa melupakannya sebagai
komunikasi yang kudus dengan Allah, sebagai penyembahan
dalam roh dan kebenaran.
- Tata kebaktian tidak diatur secara ketat, ditentukan
oleh kesehatian anggota-anggota jemaat. Tata kebaktian
tidak harus seragam antara satu tempat dengan tempat
lainnya atau antara kota dan desa.
Hubungan
Dengan Anggota
Pada dasarnya, GIKI melayani anggota-anggotanya agar
mereka dapat mengasihi Allah dengan sepenuh hati dan
mengasihi sesama manusia sama seperti diri mereka sendiri.
Dengan Masyarakat
Pelayanan GIKI ditengah masyarakat , tampak sdari pelayanan
anggota-anggotanya sebagai terang dan garam yang membawa
berkat dalam kehidupan rumah tangga, kehidupan bertetangga,
pekerjaan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Dengan Pemerintah
Pemerintah adalah wakil Tuhan di dunia ini. Mematuhi
peraturan dan memenuhi kewajiban yang ditentukan Pemerintah
merupakan suatu ketaatan pada perintah Tuhan (Roma 13:1-7
).
Dengan Gereja Lain
Tata Ibadah
Mengapa kita menyanyi ?
Maz.100:4 - Masuklah melalui pintu gerbang-Nya, dengan
NYANYIAN SYUKUR, ke dalam pelataran-Nya dengan PUJI-PUJIAN,
bersyukurlah kepada-Nya.
Mengapa kita bersorak-sorai ?
Maz. 32: 11 - Bersuka-citalah dalam Tuhan dan BERSORAK-
SORAILAH, hai orang-orang benar ; BERSORAK- SORAILAH,
hai orang-orang jujur.
Mengapa kita berdoa & menyanyi dengan roh dan
akal budi ?
1 Kor. 14 : 15 - Aku akan berdoa dengan ROHKU, tetapi
aku akan berdoa juga dengan AKAL BUDIKU; aku akan bernyanyi
dan memuji dengan ROHKU, tetapi aku akan menyanyi dan
memuji juga dengan AKAL BUDIKU.
Mengapa kita bertepuk
tangan ?
Maz. 47 : 1 - Hai segala bangsa, BERTEPUK TANGANLAH.
Elu- elukanlah Allah dengan sorak sorai.
Mengapa kita mengangkat tangan ?
Maz. 63 : 5 - Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur
hidupku dan MENAIKKAN TANGANKU demi nama- Mu.
Mengapa kita menari ?
Maz. 149 : 3 - Biarlah mereka memuji-muji namaNya dengan
TARI- TARIAN, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan
rebana dan kecapi.
Mengapa kita berdiri ?
II Taw.20 : 19 - Kemudian orang Lewi dan Bani Kehat
dan Bani Korah BANGKIT BERDIRI, untuk menyanyikan puji
- pujian bagi Tuhan, Allah Israel dengan suara yang
sangat nyaring.
Mengapa kita berlutut ?
Maz. 95 : 6 - Masuklah, marilah kita sujud menyembah,
BERLUTUT di hadapan Tuhan yang menjadikan kita.
Mengapa kita memakai berbagai alat musik ?
Maz. 150 :3-5- Pujilah Dia dengan tiupan SANGKAKALA.
Pujilah Dia dengan GAMBUS DAN KECAPI.
Pujilah Dia dengan rebana dan TARI-TARIAN.
Pujilah Dia dengan permainan KECAPI DAN SULING.
Pujilah Dia dengan CERACAP yang berdenting.
Pujilah Dia dengan CERACAP yang berdentang
Mengapa kita bersaksi ?
Kis. 2:32 Orang orang beriman yang memberi kesaksian
tentang Injil Yesus Kristus, khususnya tentang kebangkitanNya.
atas
|